Pengertian asuransi menurut para ahli

Asuransi merupakan produk pengelolaan keuangan yang bertujuan untuk melindungi nasabah atau peserta dari kerugian finansial yang lebih besar.

Perjanjian dalam asuransi mencakup dua pihak, yaitu perusahaan asuransi sebagai perusahaan asuransi dan pelanggan sebagai tertanggung.

Tertanggung wajib membayar sejumlah premi tertentu untuk memperoleh pertanggungan dari perusahaan asuransi sesuai dengan produk atau polis yang dipilih.

Ada banyak produk asuransi yang bisa dibeli sesuai kebutuhan calon nasabah. Agar lebih jelas, yuk simak informasi lengkap terkait asuransi di bawah ini!

Apa itu asuransi?

Berdasarkan UU Nomor 40 Tahun 2014, asuransi merupakan perjanjian antara dua pihak, yaitu perusahaan asuransi dan pemegang polis. Dalam perjanjian ini, pemegang polis sebagai tertanggung wajib membayar iuran atau premi.

Premi ini dibayarkan untuk memperoleh pertanggungan asuransi atau mengganti biaya berbagai jenis risiko, seperti risiko kerugian, kerusakan atau kerugian yang ditimbulkan oleh penanggung sebagai penanggung.

Asuransi bertindak sebagai perlindungan atau perlindungan dana. Produk asuransi tidak dapat sepenuhnya menghilangkan risiko, terutama yang berkaitan dengan risiko kejadian yang tidak terduga.

Namun, asuransi dapat menjadi upaya untuk meramalkan atau perlindungan finansial untuk mempersiapkan risiko dari kejadian yang tidak terduga tersebut.

Pengertian asuransi menurut para ahli

Beberapa ahli juga memberikan pandangannya tentang pengertian asuransi. Pendapat para ahli tersebut dapat dijadikan acuan Anda dalam memahami apa itu asuransi.
Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

“Asuransi adalah suatu perjanjian antara penanggung dan tertanggung, yang mewajibkan tertanggung membayar premi untuk memberikan ganti rugi atas risiko kerugian, kerusakan, kematian atau kehilangan keuntungan yang mungkin timbul sebagai akibat dari suatu peristiwa yang tidak terduga ( asuransi)”.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

“Asuransi adalah pertanggungan (kesepakatan antara dua pihak, satu pihak berkewajiban membayar iuran dan pihak lain berkewajiban memberikan jaminan penuh kepada peserta jika terjadi sesuatu pada pihak pertama atau hartanya sesuai dengan perjanjian yang dibuat). ”
Item dalam asuransi

Ada lima unsur dalam asuransi yang perlu Anda ketahui, yaitu penanggung dan tertanggung, dokumen, premi, klaim, ganti rugi atau uang pertanggungan. Berikut penjelasan dari kelima elemen asuransi tersebut:

1. Orang-orang yang beriman dan yang diasuransikan

Istilah asuransi yang paling sederhana adalah tertanggung dan tertanggung. Perusahaan asuransi biasanya adalah perusahaan asuransi.

Sedangkan tertanggung adalah pihak yang menggunakan jasa asuransi. Tertanggung dalam polis adalah orang yang sama atau atas nama orang lain.

2. Polis Asuransi

Apa itu polis asuransi? Polis asuransi adalah perjanjian antara dua pihak, tertanggung dan tertanggung.

Polis asuransi memuat ketentuan tertulis, baik kertas maupun digital, mengenai aplikasi dan cakupan produk asuransi yang berlaku.

3. Premi asuransi

Item berikutnya yang perlu dipertimbangkan adalah premi asuransi. Lalu berapakah preminya? Premi adalah sejumlah uang yang ditarik oleh perusahaan asuransi.

Jumlah dana ini tergantung pada kriteria yang ditetapkan oleh perusahaan asuransi dan ketentuan anggaran klien.

4. Klaim asuransi

Klaim asuransi adalah ganti rugi atau jaminan finansial atas manfaat asuransi sebagaimana tertulis dalam polis.

Jika ada klien yang menderita kerugian finansial tertentu yang disebutkan dalam dokumen, mereka dapat mengajukan klaim. Nantinya, perusahaan akan membayar sejumlah tertentu yang sudah disepakati sejak awal.

5. Jumlah atau kompensasi yang dijamin

Nah, jumlah uang yang akan diterima tertanggung disebut sebagai jumlah yang dijamin atau ganti rugi.

Jadi prosesnya adalah pelanggan membayar premi → terjadi kerugian → pelanggan melakukan klaim. Setelah itu, perusahaan asuransi akan memberikan jumlah yang dijamin kepada pelanggan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.